
Inilahdata.com – Mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi yang tergabung dalam aliansi Komite Sadar (Selamatkan Daulat Rakyat) berunjuk rasa di Jakarta, Selasa (20/10/2026).
Aksi ini menandai dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Mereka menyoroti sejumlah persoalan selama dua tahun terakhir, mulai dari ekonomi, kebebasan berpendapat, korupsi, hingga kerusakan lingkungan.
Ketua BEM Universitas Indonesia (UI) Yatalathof Imawan, yang akrab disapa Athof, menegaskan aksi ini tidak dimaksudkan untuk meminta evaluasi kabinet. Menurut dia, dua tahun pemerintahan sudah tidak layak lagi dievaluasi.
“Kami aksi tapi bukan untuk minta evaluasi. Dua tahun pemerintahan yang gagal untuk apa dievaluasi? Kita bergerak karena sudah tidak ada harapan,” katanya.
Athof juga menilai kedaulatan rakyat telah direbut penguasa, yang menurutnya tampak dari berbagai ironi dan penindasan di daerah.
“Jadi, kita bergerak atas dasar ingin rakyat berdaulat juga,” sambungnya.
Lima Tuntutan
Dua Lokasi Aksi
Aksi dijadwalkan di dua titik. Pukul 09.00 WIB massa berkumpul di Tugu Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat. Aksi utama dipusatkan di kawasan Tugu Tani, Jalan Raya Kebon Sirih, pukul 14.00 WIB.
Kampus yang Terlibat
BEM UI, KM ITB, Universitas Padjadjaran, BEM Undip, BEM Unnes, Sema UGM, BEM UPN Veteran Yogyakarta, BEM Unair, dan EM Universitas Brawijaya. (**)
Halaman : 1 2