Jumat, 09 Okt 2026 - :
9 Okt 2026 - 05:49 | 53 Views | 0 Suka

Lapor Tak Ada Titik Api ke Presiden, Gubernur Jambi Disebut Pembohong

9 mnt baca

Inilahdata.com – Ratusan massa yang menggelar demonstrasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mengadukan Gubernur Jambi Al Haris kepada Presiden Prabowo Subianto. Aksi itu berlangsung di depan gerbang Kantor Gubernur Provinsi Jambi, Kamis (8/10/2026). Massa menuding Al Haris membohongi Presiden soal kondisi karhutla di Jambi.

“Pak Prabowo, Al Haris cuman bohongin bapak. Jangan mau dibohongi,” teriak mereka sambil mengangkat poster bergambar Al Haris dengan tulisan nirempati.

Kemarahan itu dipicu sejumlah pernyataan sang gubernur. Pada Senin (24/8/2026), Al Haris melapor kepada Prabowo bahwa Jambi sudah tidak memiliki titik api. Sejak itu, ucapannya terus menuai sorotan, termasuk ketika ia memantau karhutla dari udara memakai helikopter.

Publik menilai senyum Al Haris saat melaporkan situasi karhutla terkesan nirempati. Ia juga menyatakan keadaan aman, padahal Jambi kian diselimuti kabut asap. Rentetan itu menggerakkan mahasiswa dan berbagai elemen masyarakat turun ke jalan.

Ada tiga tuntutan yang mereka bawa: Al Haris diminta menuntaskan karhutla, membuka transparansi anggaran Rp30 miliar yang digelontorkan pemerintah pusat untuk penanganan karhutla, dan memproses korporasi yang terlibat.

Perwakilan massa, Deri Anandia, menegaskan Al Haris tidak boleh menghindar dari tuntutan itu. Menurut Deri, sang gubernur masih sanggup tersenyum dan menyebut Jambi aman saat memantau karhutla dari helikopter.

Ia menilai Al Haris terkesan melempar tanggung jawab atas kabut asap yang makin parah, antara lain dengan menyebut asap di Jambi berasal dari Sumatera Selatan, klaim yang disebutnya sudah dibantah langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan.

Deri juga menilai pernyataan-pernyataan Al Haris menyepelekan bahaya asap bagi kesehatan warga, karena masyarakat justru terkesan diminta pasrah dan berdoa.

“Sudah tiga bulan asap tidak hilang, justru semakin parah. Malah dia nyalahin Palembang, malah (sebut) ini kehendak Allah, bukan begitu cara kita bernegara,” kata Deri.

Massa meminta Al Haris menemui mereka untuk mendengar semua tuntutan. Namun, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadiskominfo) Provinsi Jambi Ariansyah, saat dikonfirmasi terpisah, menyampaikan bahwa Al Haris belum bisa menemui pendemo karena masih dalam perjalanan pulang dari Merangin.

“Kami berada di Merangin siang tadi, ada penyerahan bantuan pendidikan Pro Cerdas SMAN 8 Merangin, sekarang menuju Jambi,” ujarnya. (**)

Adagia — Kata Bijak
Latin

Memuat kutipan…

Kompilasi tokoh & filsuf dunia — InilahData.com
Bagikan
Beranda
Bagikan
Lainnya
0%