Inilahdata.com – Kepala Perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, diduga meminta sejumlah uang kepada Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo.
Permintaan itu disebut bertujuan mengatur agar Pemerintah Kabupaten Klaten memperoleh predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).
Keterangan tersebut datang dari sumber di internal KPK yang mengetahui perkara ini, Kamis (15/10) malam.
“Kepala Perwakilan BPK meminta sejumlah uang kepada Bupati Klaten agar WTP,” ujar sumber itu.
Menurut sumber tersebut, uang yang diminta berjumlah Rp1,3 miliar, tetapi yang baru terealisasi Rp400 juta. Ia juga menjelaskan cara yang diduga ditempuh untuk mengamankan status WTP itu.
“Caranya dengan menghilangkan beberapa temuan pada audit BPK 2025,” katanya.
Dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Klaten dan Jakarta pada Kamis (15/10), KPK mengamankan 20 orang. Sebanyak 19 orang, termasuk bupati, ditangkap di Klaten. Kepala Perwakilan BPK Jawa Tengah diamankan di Jakarta.
KPK menduga OTT ini terkait penerimaan oleh penyelenggara negara. Penerimaan itu berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa, perizinan, serta penerimaan lain dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
KPK juga menduga ada pemberian dari bupati kepada oknum BPK untuk pengondisian audit. Dari operasi senyap tersebut, KPK turut mengamankan uang sekurangnya Rp1 miliar. (**)
Halaman : 1 2