Inilahdata.com – Sebanyak 11 orang operator situs judi online (judol) ditangkap di sebuah rumah dinas yang berada di Kompleks Perumahan Angkatan Darat (KPAD), Cijantung, Jakarta Timur.
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad), Brigjen TNI Donny Pramono, membenarkan penangkapan itu dan menyebut semua yang diamankan adalah warga sipil.
“Dari 11 orang yang diamankan, seluruhnya merupakan warga sipil. Mereka terdiri atas enam laki-laki dan lima perempuan,” kata Donny dalam keterangan tertulis, Kamis (8/10).
Menurut Donny, kasus ini terungkap dari laporan warga yang curiga dengan aktivitas tak wajar di salah satu rumah di kompleks tersebut.
Personel Kodim 0505/Jakarta Timur bersama unsur kewilayahan lalu mendatangi lokasi, mengamankan tempat kejadian, dan menyimpan barang bukti untuk proses selanjutnya.
Usai penangkapan, 11 orang itu langsung dibawa ke Denpom untuk diperiksa lebih lanjut.
“Lokasi kemudian dipasang garis polisi dan aliran listrik dipadamkan untuk kepentingan pengamanan serta pemeriksaan lebih lanjut,” tutur Donny.
Dari lokasi, petugas menyita 32 unit komputer, 14 telepon seluler, dan sembilan KTP.
Sehari sebelumnya, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Maruli Simanjuntak menyatakan akan menindak tegas anggota TNI aktif yang memfasilitasi rumah dinasnya sebagai markas judol.
“Pokoknya, kalau ada laporan, kita pasti tindak tegas,” kata Maruli di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (7/10/2026).
Maruli menambahkan, pihaknya akan merespons cepat bila terbukti ada andil TNI dalam aktivitas ilegal itu. “Kalau kita pasti respons cepat. Sudah, pasti cepat. Kalau kita cepat, lah,” tegasnya. (**)
Halaman : 1 2