Kamis, 08 Okt 2026 - :
30 Sep 2026 - 07:30 | 57 Views | 0 Suka

Harga BBM Kian Mencekik, Para Sopir Gelar Mogok Massal Tiga Hari

7 mnt baca
Ilustrasi: meteran harga BBM memanas ke zona merah, konvoi kendaraan protes bergerak dari UP Avenue ke Petron Philcoa
Aksi mogok transportasi tiga hari yang dipimpin kelompok Manibela di Filipina resmi dimulai Senin (28/9/2026), bertepatan dengan berlakunya kenaikan tarif angkutan umum di tengah tuntutan penurunan harga bahan bakar minyak.
Catatan: dikutip dari Russia Today, Rabu (30/9/2026).
Suara Ketua Manibela
“Bantuan sementara dan subsidi bahan bakar tidak akan cukup jika harga minyak terus naik. Kita butuh langkah-langkah jangka panjang untuk melindungi mata pencaharian pekerja dan operator transportasi.”
Mar Valbuena, Ketua Manibela.
Durasi aksi mogok
3 Hari
28-30 September 2026, konvoi TNVS dan ojek dari UP Avenue ke Petron Philcoa, Kota Quezon.
Ancaman denda LTFRB
₱5.000
Setara sekitar Rp1,44 juta, bagi operator PUV yang ikut mogok dan tak melayani rute.
Empat tuntutan utama Manibela
Turunkan harga BBM
Tambahan kenaikan tarif angkutan
Hapus cukai & PPN produk minyak
Tinjau ulang UU Deregulasi Minyak
Contoh kenaikan tarif yang berlaku bersamaan
Jeepney tradisional (4 km pertama)₱13₱14
Jeepney modern (4 km pertama)₱15₱17
Bus kota ber-AC (5 km pertama)₱15₱18
Taksi bandara (500 m pertama)₱75₱115
TNVS sedan (tarif dasar)₱45₱65
“Kami mengingatkan peserta untuk melakukan kegiatan mereka secara damai dan sah, serta menghormati hak dan keselamatan publik,” tegas Pejabat Sementara Direktur QCPD, Brigjen Pol Christopher Olazo — sembari pemerintah Kota Quezon mengoperasikan bus gratis QCity Bus di delapan rute terdampak mogok.
INILAHDATA.COM
Sumber: Russia Today, Rabu (30/9/2026).

Adagia — Kata Bijak
Latin

Memuat kutipan…

Kompilasi tokoh & filsuf dunia — InilahData.com
Bagikan
Beranda
Bagikan
Lainnya
0%