Konstruksi PLTN memakan 7 hingga 10 tahun, jadi tapak harus disiapkan sejak sekarangTargetnya, minimal 500 MW PLTN sudah tersambung ke jaringan pada 2032–2034
500 MW
Target minimal kapasitas PLTN yang terhubung ke jaringan listrik (on-grid) pada 2032–2034.
Kepulauan Riau disebut sebagai salah satu lokasi yang tengah dikaji untuk PLTN.
Tapak 28+
Konstruksi 7–10 tahun
Prancis ±70%
Dua kabar dari ESDM
Bahlil LahadaliaKepri
Salah satu pembangkit nuklir akan ditempatkan di sana. Kajian masih berjalan dan hitungannya belum final.
Yuliot Tanjung28 tapak
Sudah disiapkan lebih dulu, dan pemerintah masih akan menambah beberapa tapak lagi.
Menurut Yuliot, kebutuhan listrik berskala besar di sejumlah daerah tidak bisa dipenuhi energi baru terbarukan saja. PLTN dinilai mampu memasok daya besar secara stabil dan berkelanjutan.
Bahlil menyampaikan rencana ini dalam konferensi pers di Kantor Kementerian ESDM, Senin (26/10/2026). Yuliot berbicara di kantor yang sama, Kamis (22/10/2026).
Kutipan
“Kita sedang studi, yang kita akan taruh di Kepri.”
Bahlil Lahadalia, Menteri ESDM
“Dari sekarang ya kita juga sudah harus menyiapkan ini tapak untuk PLTN itu sendiri.”
Yuliot Tanjung, Wakil Menteri ESDM
Tapak disiapkan hari ini agar listrik nuklir bisa menyala dalam sepuluh tahun.
Inilahdata.com
Sumber: Pernyataan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (26/10/2026) dan Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung (22/10/2026) di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta