Persaingan E-Commerce RI Makin Sengit, Shopee dan TikTok Shop-Tokopedia Kuasai Pasar

Inilahdata.com – Lanskap bisnis dagang elektronik di Indonesia kini mengarah pada pola duopoli. Dua kekuatan besar, Shopee dan gabungan TikTok Shop-Tokopedia, kian mendominasi sementara pemain lain berjuang mempertahankan eksistensi di tengah persaingan harga dan inovasi yang tak kenal henti. Riset terbaru bertajuk E-Commerce in Southeast Asia 2026 dari Momentum Works mengungkap perubahan signifikan dalam struktur pasar. Shopee melesat menjadi penguasa pasar dengan pangsa 54% sepanjang 2025, melonjak dari 46% pada tahun sebelumnya. Di posisi kedua, kolaborasi TikTok Shop dan Tokopedia mengamankan 38% pasar. Gabungan kedua raksasa ini praktis menggenggam sekitar 92% dari seluruh nilai transaksi kotor (GMV) e-commerce nasional, yang pada 2025 tercatat menembus US$57,7 miliar atau setara Rp999,4 triliun, naik dari US$56,5 miliar pada tahun sebelumnya.Baca Juga Harga Batu Bara Dekati US$150, Bahlil Buka Pintu Relaksasi Produksi Melampaui Target 600 Juta Ton Kondisi berbeda dialami pemain-pemain lawas. Lazada hanya mampu mempertahankan 6% pasar, susut dari 7% setahun sebelumnya. Blibli pun mengalami nasib serupa dengan penurunan pangsa dari 4% menjadi 3%. Yang paling mencolok, Bukalapak yang sempat mencatatkan kontribusi 10% pada 2024 kini bahkan tak lagi masuk dalam jajaran pemain utama industri. Sumber: Momentum Works, E-Commerce in Southeast Asia 2026Baca Juga Media Sosial dan FOMO, Ancaman Baru bagi Mental Generasi … Lanjutkan membaca Persaingan E-Commerce RI Makin Sengit, Shopee dan TikTok Shop-Tokopedia Kuasai Pasar