Kamis, 24 Sep 2026 - :
24 Sep 2026 - 07:03 | 48 Views | 0 Suka

Kecolongan soal Invasi Rusia, Eropa dan Sekutu AS Rombak Total Badan Intelijen

9 mnt baca
Radar intelijen menyala di berbagai negara usai kecolongan Ukraina
JEPANG SWEDIA JERMAN KANADA
Negara-negara sekutu berlomba membenahi mata-mata usai lengah soal Rusia
Kegagalan membaca niat serang Rusia ke Ukraina pada 2022 mendorong Jepang, Swedia, Kanada, Jerman, dan Belanda membenahi badan intelijen mereka, sembari mulai menyiapkan rencana cadangan seandainya pasokan informasi dari AS suatu saat berkurang.
Catatan: dikutip CNBC Indonesia, mengutip laporan The Economist, Rabu (23/9/2026).
Peringkat kekuatan intelijen
MI6: 251
Disusul DGSE Prancis 169 poin, BND Jerman tertinggal di urutan kelima dengan 62 poin.
Gagal baca niat Rusia
“Bisa melihat kemampuan militer Rusia, tetapi gagal membaca apakah Rusia benar-benar berniat menyerang.”
Carl Bildt, Mantan PM Swedia
Evakuasi darurat dari Kyiv
Bruno Kahl, eks kepala BND Jerman, tiba di Kyiv pada 23 Februari 2022 yakin Rusia tak akan menyerang. Ia harus dievakuasi menjelang subuh keesokan harinya saat pasukan Rusia bergerak, melewati kerumunan pengungsi menuju Polandia.
Negara yang membenahi intelijennya
Jepang
Swedia (2027)
Kanada
Jerman
Belanda
Jepang mendirikan Dewan Intelijen Nasional dan Biro Intelijen Nasional; Swedia menyiapkan badan intelijen luar negeri baru mulai bekerja 2027.
Bayang-bayang Trump
Sekutu Five Eyes mulai memikirkan rencana cadangan usai AS sempat setop informasi intelijen ke Ukraina tahun lalu.
Trauma sejarah Jerman
Bayang Gestapo dan Stasi bikin wewenang BND selama ini dibatasi ketat, kini mulai dilonggarkan lewat revisi aturan di parlemen.
Membangun intelijen yang kuat tak menjamin bebas dari kesalahan baca situasi. Namun setelah kecolongan menjelang invasi Ukraina, negara-negara ini tak lagi ingin sekadar menunggu peringatan dari pihak lain.
INILAHDATA.COM
Sumber: CNBC Indonesia, mengutip laporan The Economist, Rabu (23/9/2026).

Adagia — Kata Bijak
Latin

Memuat kutipan…

Kompilasi tokoh & filsuf dunia — InilahData.com
Bagikan
Beranda
Bagikan
Lainnya
0%