Kamis, 08 Okt 2026 - :
1 Okt 2026 - 18:26 | 165 Views | 0 Suka

Bertahan di Dua Era, Ini Rahasia Bahlil Lahadalia Terus Dipercaya di Kabinet

8 mnt baca

Inilahdata.com – Presiden Prabowo Subianto melantik Bahlil Lahadalia sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (1/10/2026), dan ia tetap menjabat Menteri ESDM.

Posisi Menko itu baru dibentuk, sehingga Bahlil tidak menggantikan pejabat sebelumnya. Ia pun tercatat sebagai orang pertama yang memegang jabatan tersebut.

Jika dihitung sejak 2019, ini kelima kalinya Bahlil dilantik dalam jabatan di kabinet, lintas dua pemerintahan. Di era Presiden Joko Widodo, ia dilantik sebagai Kepala BKPM pada 23 Oktober 2019, lalu menjadi Menteri Investasi/Kepala BKPM pada 28 April 2021. Pada 19 Agustus 2024, Jokowi memindahkannya ke Kementerian ESDM menggantikan Arifin Tasrif.

Pergantian presiden tidak menggeser posisinya. Prabowo mempertahankan Bahlil sebagai Menteri ESDM, dan ia dilantik bersama Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung pada 21 Oktober 2024. Kini ia memegang dua jabatan sekaligus. Dalam waktu hampir dua tahun, kepercayaan Prabowo kepadanya bertambah dari satu kursi menjadi dua.

Dari Keluarga Sederhana ke Dunia Usaha

Bahlil lahir pada 7 Agustus 1976 di Banda, Maluku Tengah, dari keluarga sederhana. Sejumlah profil mencatat ia pernah berjualan koran dan menjadi sopir angkot sebelum meniti karier di dunia usaha dan politik.

Sebelum masuk kabinet, ia menjabat Ketua Umum HIPMI periode 2015-2019. Pada 2024 ia juga terpilih sebagai Ketua Umum Partai Golkar, menggantikan Airlangga Hartarto.

Terobosan di Bidang Investasi

Di BKPM, tolok ukurnya adalah angka realisasi. Realisasi investasi 2023 mencapai Rp1.418,9 triliun, melampaui target Presiden Jokowi sebesar Rp1.400 triliun. Investasi hilirisasi tercatat Rp375,4 triliun, tumbuh 26,5 persen.

Data realisasi investasi hilirisasi untuk pertama kalinya dirilis terpisah pada triwulan III 2023. Bahlil juga menyatakan pemerintah tetap konsisten pada larangan ekspor bahan mentah, meski beberapa lembaga internasional menyarankan agar kebijakan itu ditinjau bertahap.

Gaya kerjanya di lapangan ikut disebut. Ia mengaitkan capaian investasi dengan tim yang turun langsung mengecek laporan para investor di daerah.

Terobosan di Sektor Energi

Di Kementerian ESDM, program yang paling menonjol adalah biodiesel. Mandatori B50 diluncurkan bersama Presiden Prabowo di Karawang, Jawa Barat, pada Kamis (9/7/2026). Kementerian mencatat penyaluran B50 telah mencapai kisaran 75-80 persen, dengan target 100 persen di seluruh SPBU pada Oktober 2026.

Di sektor kelistrikan, bauran energi baru terbarukan (EBT) 2025 mencapai 15,75 persen, dengan penambahan kapasitas pembangkit EBT sebesar 15.630 MW, terbesar dalam lima tahun terakhir.

Hingga April 2026, bauran EBT pada pembangkit listrik mencapai 17,89 persen, melampaui target tahun ini sebesar 16,46 persen. Komisi XII DPR sempat memuji kinerja 2025, termasuk lifting migas yang melewati target APBN.

Untuk hilirisasi, Bahlil menyerahkan dokumen pra-studi kelayakan 18 proyek prioritas kepada CEO Danantara Rosan Roeslani. Dokumen itu diserahkan pada 22 Juli 2025, dengan estimasi investasi awal Rp618,13 triliun. Per Mei 2026, 14 dari 18 proyek tahap pertama sudah menjalani groundbreaking.

Pada Agustus 2026, pemerintah menargetkan pembangunan PLTS 100 GWp, dan Prabowo meminta waktunya dipangkas dari tiga tahun menjadi dua tahun.

“Kalau berhasil 2 tahun, tim energi dapat bintang lagi aku kasih,” kata Prabowo.

Sorotan dan Kritik

Perjalanannya tidak mulus. Larangan pengecer menjual LPG 3 kg yang diberlakukan sejak 1 Februari 2025 hanya bertahan beberapa hari karena Presiden Prabowo membatalkannya. Bahlil kemudian meminta maaf kepada warga yang mengantre.

Gelar doktornya dari Universitas Indonesia juga menuai polemik; UI menangguhkan kelulusannya, menjatuhkan sanksi kepada tim promotor, dan mewajibkan perbaikan disertasi.

Soal jabatan barunya, sejumlah pengamat mempertanyakan ruang kerja Menko agar tidak sekadar menjadi meja koordinasi, apalagi Bahlil juga masih memimpin kementerian teknis.

Peran Menko Hilirisasi

Bahlil menjelaskan bahwa Kemenko berfungsi mengoordinasikan, sementara Kementerian Investasi dan Hilirisasi yang dipimpin Rosan Roeslani tetap menjadi kementerian teknis di bawah koordinasinya.

Usai pelantikan, ia berkata, “Saya tahu ini adalah amanah, tanggung jawab negara yang saya harus emban.” (**)

Adagia — Kata Bijak
Latin

Memuat kutipan…

Kompilasi tokoh & filsuf dunia — InilahData.com
Bagikan
Beranda
Bagikan
Lainnya
0%